Presiden Joko Widodo Berharap Pertumbuhan Ekonomi Capai Target

img

(Rapat koordinasi kepala daerah se Indonesia)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Presiden RI Joko Widodo berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia memasuki pemulihan pada 2021 ini.

Hal itu disampaikan oleh Jokowi Widodo saat Rapat Koordinasi pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se - Indonesia, Senin (17/5/2021).

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi pada quartal ke 2 (Q2) tahun 2021 targetnya diatas 7 persen. Untuk mencapai target tersebut, semua pihak harus bekerja keras, optimis.

"Agar di Q2 target kita kurang lebih di atas 7 persen bisa kita peroleh untuk provinsi kita harapkan positif di Q2" kata Joko Widodo, Senin (17/5/2021)

Pihaknya mendapat laporan periode Idul Fitri ada peredaran uang kartal sebanyak Rp. 154,5 triliun, jika dibanding pada 2020 ada kenaikan 41,5 persen.

"Kemudian kalau kita lihat pertumbuhannya ekonomi Q1 per provinsi, semuanya negatif, namun yang positif hanya Riau 0,41 persen, Papua positif 14,28, Sulteng 6,26 persen, Jogja 6,14, Solo 1,87, sultra 0,06 persen, NTT 0,12, Papua Barat 1,47, Bangka Belitung 0,97, Maluku Utara 13, 45, untuk yang lain masih negatif. Jadi yang positif ada 10 provinsi, itu artinya 24 Provinsi masih negatif semuanya" ucapnya

Seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota, memiliki tanggung jawab yang sama dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Nasional.

Diketahui pada 2020, untuk Q1 -2,97 persen, pada Q2 April sampai Juni turun menjadi -5,32 persen, masuk ke Q3 lebih baik pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi -3,49 persen, kemudian Q4 menjadi -2,19 persen, masuk 2021 untuk Q1 hanya -0,74 persen.(*riz)